Unique, unusual, goofy and just plain wacky gift ideas like this stuff


Photobucket
3GP movie girls
march, 2008
Download 3gp girls as free porn download from rapidshare.com, megaupload, or whach free video on pornput.com, You can find free porn downloads on.. You can download here free 3GP videos, funny 3gp videos, 3gp mobile videos and more stuff for ... Oiled up girl. Oiled up girl, category: 3GP - Funny videos..

Photobucket

sexy clip
feb, 2008
Sexy glamour models and sometimes hot amateur models, unique sexy models photos. Free adult pictures and videos, sexy babes, nude women, teen models, playmates, hottest celebrity girls, thong bikini babes, sexy babes lingerie, stockings,.. Sexy Fresh Pics 18+

Photobucket
ASTROLOGY
march, 2008
This site introduces the basics of Astrology with information about sign profiles, birth charts, monthly and yearly horoscopes, love compatibility, history,...Free Daily and Weekly and monthly Horoscopes, plus complete astrology information on every zodiac sign from Astrologer Michael Thiessen, founder,...

ART and art
march, 2008
Includes a wealth of material on various areas of the visual arts. View digital work sent in by users as well as art reviews. Where can I learn about art history? Whether you need information on Renaissance art, medieval manuscripts or Mycenean art, you'll find great resources at ...

Photobucket
Punk Area
feb, 2008
Punk'd, a hidden-camera MTV series in which punking refers to executing a prank CM Punk, professional wrestler Donny the Punk, United States prison reform activist Punk (magazine), dibuat tahun '70 di United States punk fanzine

Photobucket
Zodiac
feb, 2008
A lot of high frequency energy is available for us now. We are being supported in our awakening process. You may be surprised how quickly you can drop old programs and move into your heart space. Have you noticed, when you ask for help from your angels, guides and higher powers you often find assistance available and your prayers answered?

Minggu, 24 Februari 2008

[mediacare] Urang Sunda “Melek Internet”?

Oleh : Sukron Abdilah
24-Feb-2008, 19:29:52 WIB - www.kabarindonesia.com

KabarIndonesia - Dengan menggunakan media internet, urang Sunda bisa
menuangkan pikiran atau pengalaman lokal melalui weblog, website,
social networking dan mailing list sehingga ikatan lokal menguat dan
bisa dilihat serta dirasakan (look and feel). Urang sunda yang melek
internet merupakan pengejawantahan dari pribahasa "miindung ka waktu
mibapa ka zaman".

Perangkat komputer desktop atau juga notebook yang terkoneksi ke
internet, hal itu bisa kita jadikan alat penghantar pesan (medium of
the message). Terutama, pesan yang berisi tentang khazanah
kebudayaan Sunda. Andai saja urang Sunda tidak mampu ngigeulan dan
ngigeulkeun perkembangan zaman, jangan sewot kalau etnik Sunda bakal
termasuk kepada ribuan etnis di dunia yang akan segera punah dan
terkubur.

Maka memanfaatkan teknologi informasi yang diboyong arus
globalisasi – salah satunya internet – dalam menginformasikan soal
kesundaan merupakan satu usaha guna memelihara kelestarian seni dan
budaya di tatar Sunda. Dengan demikian, generasi muda mesti proaktif
melakukan penetrasi budaya global (manca negara) dengan cara meng-
upload konten berupa teks, video, dan photo yang berisi kebudayaan
lokal masyarakat Sunda di website pribadi, mailing list, weblog dan
jaringan sosial (social networking).

Mengeksiskan Sunda

Apalagi eksistensi seni dan budaya di Jawa Barat saat ini kian
terancam. Dari 8 cabang seni berjumlah 257 jenis yang
terdokumentasikan, sekitar 124 masih berkembang, 100 tidak
berkembang, dan 26 jenis kesenian telah punah. Sementara itu, untuk
nilai-nilai tradisional yang terdokumentasikan: 145 macam makanan
tradisional, 25 permainan rakyat, 12 kampung adat, 20 cerita rakyat,
39 upacara adat, dan sebagainya.

Oleh sebab itu, menjadi keniscayaan memanfaatkan perangkat komputer
dan internet agar eksistensi seni dan budaya Sunda khususnya atau
budaya lain di Jawa Barat terpelihara. Maka, kita jangan menjadi
urang Sunda yang posisinya sama dengan katak dalam tempurung. Ia
tidak tahu tentang perkembangan teknologi informasi dan tidak mau
menunjukkan kepada orang lain (dengan mengeksiskan Sunda lewat
website atau blog) bahwa etnis Sunda itu eksis.

Globalisasi – khususnya di bidang teknologi informasi – tentu saja
mesti dimanfaatkan oleh urang Sunda untuk melakukan penetrasi budaya
luar. Itulah yang diistilahkan para sosiolog penganut konvergensi
dengan glokalisasi. Sebagai respon aktif dari segelintir komunitas
yang masih memegang nilai-nilai lokal yang merasa bahwa
kebudayaannya banyak terpinggirkan oleh kekuatan globalisasi yang
cenderung menyeragamkan.

Terputusnya jaringan informasi tentang kesundaan di era virtual dan
dunia maya (cybernet) akan mengakibatkan generasi muda Sunda
pareumeun obor. Dengan internetisasi, budaya Sunda akan ngajowantara
ke era tanpa sekat, dan ketika orang Sunda atau non-Sunda di luar
negeri mengetik kata entri "Sunda" di search engine (google
umpamanya), uploader dari Sunda telah menyediakan informasi tentang
kekayaan budaya kita.

Tidak seperti sedang mencari naskah langka Sunda di perpustakaan
yang banyak disembunyikan hingga tertutup bagi masyarakat. Hanya
orang tertentu saja yang bisa membaca, menganalisis, dan
mengomentari isi naskah tersebut. Hal ini di era revolusi informasi
seperti sekarang tidak akan terjadi. Sebab, setiap orang dengan
bermodal Rp. 3000 – bagi mahasiswa yang suka mengakses internet di
warnet – sudah bisa membaca, menganalisis, dan mengomentari
eksistensi budaya Sunda.

Mengakses Kesundaan

Dengan internet, kita bisa menemukan kesatuan antara produksi,
reproduksi, dan penyebaran informasi hilir-mudik antara audience dan
produsen. Bahkan, yang lebih hebat lagi, selain menjadi konsumer, di
internet kita bisa menjadi content provider, dan komentator content,
dengan audience yang telah ada yakni teman yang berada di jaringan
sosial (social networking). Ketika kita menuliskan isi pikiran
tentang kesundaan atau pengalaman hidup urang Sunda serta
dipublikasikan di weblog pribadi kita (blogger.com, wordpress,
multiply, dan lain-lain) misalnya, akan ada komentar-komentar dari
para pembaca. Setelah itu, akan terjadi diskusi, tukar pikiran, atau
sekadar komentar basa-basi.

Globalisasi, ternyata telah dihadapi kaum muda Sunda. Misalnya,
mendirikan situs web seperti www.urang-sunda.net, www.sundanet.com,
www.kasundaan.org, www.pasundan.org, www.simpay-wargiurang.com dan
banyak urang Sunda yang mempublikasikan ide-gagasan kesundaan di web
berbayar ataupun gratisan semacam di blogger.com, wordpress,
multiply, dan lain-lain. Bahkan, ada juga kamus elektronik yang
menggunakan bahasa Sunda yaitu su.wikipedia.org.

Alamat-alamat di atas tersedia berbagai informasi tentang kekayaan
seni dan budaya Sunda, yang bisa dijadikan pelepas "dahaga
kesundaan" oleh para pengguna (user) internet. Website di atas juga
merupakan gerakan glokalisasi urang Sunda sebagai langkah proaktif
atas tekanan globalisasi yang cenderung menyeragamkan budaya dalam
istilah "desa global". Ada semacam gerakan – punten memplesetkan
istilah Antony Gidden – pokoknya "aku" generasi (Sunda) dalam
mewujudkan "aku" masyarakat pertama Sunda ("me"-first generation)
yang percaya diri akan identitas lokalnya.

Keuntungan bagi masyarakat Sunda "melek internet" adalah akan
menyadari bahwa manusia di Indoensia atau dunia dipenuhi pluralitas
kebudayaan. Sebab, di internet, kita bisa merengkuh seluruh isi
media berupa teks, gambar-gerak, citra audio-visual, dan realitas
virtual dari latar belakang kebudayaan yang berbeda. Tapi, jangan
lantas kehadiran internet mencipta masyarakat Sunda "melek internet"
yang mengamputasi "sense of crisis" ketika berinteraksi dengan
masyarakat.

Tapi, masalahnya mampukah pemerintah memperbaiki infrastruktur
Infromation and Comunication Technology (ICT) sehingga akses
internet bisa dijangkau warga? Nah, sudahkah kaum cerdik cendikia
Sunda memiliki tradisi media literacy karena kemudahan akses
internet? Kalau sudah, tak salah jika mengutip pandangan Thomas L
Friedman – seorang kolumnis harian The New York Times: "Terima kasih
pada komputer, terima kasih pada internet" . Wallahua'lam

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com



__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Finance

It's Now Personal

Guides, news,

advice & more.

New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Cat Fanatics

on Yahoo! Groups

Find people who are

crazy about cats.

.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Arsip Blog