Galamedia
23/02/2008
| Kodim Garut Amankan Mobil Bersimbol Komunis |
GARUT, (GM).-
Dianggap membahayakan ideologi negara, Kodim 0611 Garut mengamankan sebuah mobil jenis Volkwagen (VW) Safari nopol E 1411 HA yang ditempeli simbol komunis. Pada mobil milik Roni Susanto (36), warga Kp. Bentarhilir, Kel. Kotawetan, Kec. Garutkota itu terdapat berbagai tulisan dan gambar simbol ideologi serta gerakan partai terlarang.
Dandim 0611 Garut, Letkol Inf. Urip Wahyudi, Jumat (22/2) kepada wartawan mengatakan, pada mobil yang tengah diperbaiki itu terdapat tulisan antara lain "Panitia Perang," "Gerwani," "30 September," "Antirezim Suharto," "Revolusan," "I Love Karto," dan "Mao Tse Tung". Pada bagian kap depan terdapat gambar lambang komunis yang sudah dimodifikasi, yakni sebuah arit dengan senapan sejenis M-16 sebagai pengganti palu yang merupakan simbol gerakan komunis.
Menurut Urip, VW Safari berlogo simbol komunis itu ditemukan salah seorang anggota Kodim 0611 Garut, Kamis (21/2) di sebuah bengkel di Jln. Guntur. Selanjutnya temuan itu dilaporkan ke Seksi I Kodim.
Atas laporan tersebut, kata Urip, ia memerintahkan anggotanya agar mengamankan mobil tersebut beserta pemiliknya, Roni Susanto, seorang sarjana seni rupa lulusan Institut Teknologi Bandung asal Kuningan. Roni saat ini tinggal di sebuah kontrakan di kawasan Jln. Guntur Kp. Bentarhilir, Kel. Kotawetan, Kec. Garutkota dan bekerja sebagai wiraswastawan di sekitar tempat tinggalnya.
"Mobil itu dibawa ke Kodim sekira pukul 10.00 WIB. Kodim mengambil tindakan karena ini sudah menyangkut masalah ideologi yang bisa berakibat berat. Kalau sudah menyangkut ideologi, kita tak bisa tinggal diam," kata Urip.
Setelah Roni dipanggil dan diperiksa, lanjut Urip, pihaknya lalu menyerahkan kasus tersebut ke Polres Garut untuk ditangani lebih lanjut. Mobil milik Roni dan identitas dirinya juga diserahkan ke Polres Garut.
Iseng
Ditanya kemungkinan tulisan dan simbol berbau komunis itu terkait dengan gerakan ideologi komunis, Urip mengatakan, hal itu belum bisa dipastikan. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap pemilik mobil, imbuhnya, yang bersangkutan mengatakan gambar dan tulisan-tulisan di mobilnya itu iseng semata, hanya bentuk ekspresinya terhadap berbagai hal. Tidak ada maksud apa pun.
"Dia mengatakan tulisan Antirezim Suharto misalnya hanya ekspresi kebenciannya terhadap Rezim Suharto yang tiran dan korup, tulisan PKI dan Gerwani juga sebagai ungkapan kebenciannya terhadap PKI dan organisasi sayapnya. Begitu pun tulisan Mao Tse Tung, ia mengaku hanya tahu dari kaus yang dipakai grup band Sepultura," tutur Urip.
Untuk memastikan apakah di balik itu ada motif lain yang berunsur politik, ujar Urip, pihaknya menelusurinya, termasuk ke pihak orangtua Roni di Kuningan. Berdasarkan pemeriksaan, diketahui keluarga Roni tak ada kaitannya dengan organisasi PKI atau organisasi terlarang mana pun. (B.117
Mailing list:
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/
Blog:
http://mediacare.blogspot.com
http://www.mediacare.biz
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/
Blog:
http://mediacare.blogspot.com
http://www.mediacare.biz
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
.
__,_._,___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar