Mak .... ngerinya kalau lagi anval ...... pasti lupa lagi minum obatnya.
Memang tidak salah penilaian saya terhadap Anda.
Adalah hal umum bahwa disuatu komunitas pasti ada satu-dua "rotten apples",
bahasa industrinya "mis-production"
oleh Anda.
Hasil diagnosa: Hawa nafsu lebih besar daripada wawasan intelek.
Manneke Budiman <manneke@...
Oh, si monyet piaraan Orba ini masih berceloteh terus toh? Kenapa, gak
kebagian warisan? Bapaknya oranng terhormat, kok bisa anaknya sampah
begini ya?
Kalau saja orang tua itu bisa melihat dari kuburnya kelakuan manusia durhaka
ini, menyesallah ia pernah punya turunan kaya gini.
YHG:
Anda sudah berhasil meyakini publik tentang peran Anda sebagai pawang kebun
binatang, rangkap jadi penjaga kuburan orang tua saya ... he he he....
------------
MB:
Orang macam kamu ini memang tak patut diajak diskusi dengan sehat. Kamu ini
cocoknya memang dicaci-maki, karena memang kamu layak mendapatkannya.
Penjilat pantat tentara, jongos Orde Baru, demagog, itulah sebagian dari
sekian
banyak cacian yang cocok dikenakan buat kamu. Tau nggak, mencaci maki dan
mengadu domba kamu itu pahalanya di surga besar.
YHG:
Lebih sering anval daripada warasnya, bagaimana mungkin Anda mampu
berdiskusi dengan sehat dan cerdas ... he he he ....?
Coba simak khotbahnya: "mencaci maki dan mengadu domba kamu itu
pahalanya di surga besar", pasti belajar agamanya ke dukun santet.
------------
MB:
Oh ya, silakan aja kamu teriak-teriak juga. Gak ada yang ngelarang. Gak
perlu takut sama saya. Saya gak punya back up TNI segala. Kamu ini kan Cina
yang gak pede. Baru punya eksistensi kalo bisa deket-deket sama tentara.
Saya kaya Bush?
Wuahahahaha, kalo saya Bush, kamu siapa? Suharto? Kayanya cocok tuh...
Elo baru aja bilang di milis ini demokratis dan orang boleh bilang apa saja,
kok elo larang gua bawa-bawa suku, agama dan kelompok? Gak konsisten
amat sih.
Eh, tolol, SARA itu konsep warisan Orba. Jaman sekarang, orang boleh bicara
suku dan agama tanpa perlu dilarang-larang. Makin jelas aja kalo monyet satu
ini sebetulnya adalah antek Orba.
YHG:
Astagaaa ... Anda bilang SARA adalah konsepnya Orba, pantas saja setelah
pemerintahan Orba berakhir terjadi berbagai konflik horisontal, perang suku
dan agama.
Ungkapan diatas adalah bukti bahwa (pemahaman) demokrasi bagi orang yang
wawasan intelektualnya tekor, dengan mudah bisa jadi anarkhisme.
------------
MB:
Mau selesaikan secara adat? Adat mana? Adat Cina? Kan udah elo buang
sebagai tumbal untuk pantat Orba yang lu jilatin itu? Lagian, apa elo punya
adat?
Ha ha ha, kalo ngeliat sih, gak punya. Supaya elo pede, bawa aja sekalian
tentara-tentara tukang pukul bayaran lu itu. Gue cukup seorang aja deh.
Elo kan cuma upil di lubang idung gue.
YHG:
Saya serahkan pada Anda mau diselesaikan melalui adat mana, saya siap ikut
aja.
Mana saya punya kenalan tentara, paling-paling Hasip tua diujung gang rumah
saya.
Tapi Anda jangan sungkan bawa yang "seorang" itu, lumayan bisa kenal
penggede ... hi hi hi .....
Dan jangan lupa saya diperkenalkan sebagai antek Orba ya!
------------
MB:
Sekali lagi saya ulangi di sini: KASIAAAAAAN BANGET MR YAP. Mau tersinggung,
go ahead. Elo pasti punya guilty feeling terpendam pada bapak loe, soalnya
jadi anak durhaka yang mengkhianati semangat perjuangan dan integritas
Bapaknya sendiri dengan jadi pecundang penguasa. Cih, malu ah!
Saya doakan semoga Mr. Yap bisa beristirahat dengan tenang...
manneke
YHG:
Diposting saya sebelumnya, sudah dijelaskan bahwa saya terbiasa menghadapi
pasien-pasien BSH dengan segala intimidasi dan caci-makinya.
Kalau sudah terpojok, kalut dan kehabisan akal, maka dikeluarlah senjata
"pamungkas" serangan pribadi dan membawa orang tua, leluhur dsb.
Semakin rendah wawasan inteleknya atau khronis mentalnya, semakin meriah
makiannya.
Hayo lanjut .... tumpahkan hawa nafsu dan semua frustrasi mu, supaya jantung
tidak berdebar, nafas tidak sesak lagi.
Tapi sebelum tidur harus minum obatnya, kalau tidak dikerangkeng lagi ...
mau?
Wassalam, yhg.
------------
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/
Blog:
http://mediacare.blogspot.com
http://www.mediacare.biz
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar